Bantu Berikan Perlengkapan Darurat di Wilayah Terdampak Bencana

Dalam upaya mendukung Pemerintah Indonesia, UNICEF telah memberikan bantuan berupa beberapa tenda sekolah dan juga paket perlengkapan belajar darurat UNICEF di daerah yang terdampak gempa bumi Senin, 21 November 2022 lalu. Perlengkapan ini diharapkan akan bermanfaat bagi 2.500 anak. Donasi Anda akan sangat berarti untuk mendukung kami mempersiapkan diri menangani Gempa Bumi dan keadaan darurat lainnya di masa yang akan datang.  Beragam bentuk kesiapsiagaan bencana kami lakukan untuk menolong anak-anak dalam kondisi darurat, termasuk penyediaan sarana dan prasarana seperti: Kesiapsiagaan UNICEF dalam menghadapi keadaan darurat adalah kunci kita bisa menolong anak-anak dengan cepat dalam kondisi bencana seperti ini.  Berapapun bantuan donasi yang Anda berikan akan membuat perubahan untuk penanganan keadaan darurat yang UNICEF lakukan saat ini dan di masa yang akan datang. UNICEF senantiasa bekerja sama dengan otoritas terkait untuk mendapatkan informasi perkembangan terbaru mengenai anak-anak yang terdampak dan mengeksplorasi bagaimana kami bisa mendukung penanganan bencana yang dilakukan pemerintah. 
Bantu Sekarang

Berikan Bekal Terbaik untuk Masa Depan Anak Indonesia

Usia dini adalah masa-masa penting dimana anak mulai berinteraksi dengan lingkungan sekitar dan mendapatkan stimulus untuk perkembangan otak mereka. Anak mulai belajar cara bersosialisasi, memahami emosi, dan berpikir mandiri. Anak adalah harapan untuk masa depan sehingga mereka perlu mendapatkan pendidikan awal yang baik. Melalui Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berkualitas, anak akan mendapatkan modal awal yang baik untuk tumbuh kembang mereka, baik dari sisi akademis maupun pengembangan karakter.  Sayangnya dibalik manfaat yang didapatkan anak dari PAUD, belum banyak anak Indonesia yang memiliki akses tersebut. Pada tahun 2021, hanya 1/3 anak-anak Indonesia yang mengikuti PAUD dan bahkan di daerah seperti Papua, tingkat partisipasi PAUD hanya mencapai 17% dari total anak di sana. UNICEF percaya bahwa setiap anak berhak mendapatkan awal terbaik untuk tumbuh kembang mereka. Bersama dengan para mitra, UNICEF berkomitmen terus meningkatkan layanan kualitas PAUD serta menjangkau lebih banyak anak melalui program “Pengembangan Anak Usia Dini Holistik dan Integratif (PAUD-HI)”.  Dukungan Anda dalam misi ini akan meningkatkan layanan kualitas pendidikan melalui Program PAUD-HI dan menjangkau lebih banyak lagi anak-anak usia dini di Indonesia mendapatkan akses PAUD. Setiap Rp. 600.000,- yang anda berikan setara dengan akses 1 anak ke PAUD berkualitas selama satu (1) tahun Sebagai ucapan terima kasih, kami akan mengirimkan lanyard eksklusif UNICEF untuk setiap donasi minimal Rp. 300.000. Bersama UNICEF mari bantu Anak Indonesia mendapatkan pendidikan usia dini yang berkualitas sebagai bekal masa depan mereka. No child left behind. * Donasi yang terkumpul juga akan disalurkan ke program-program kesejahteraan anak lainnya.
Bantu Sekarang

Bantu #stopkekerasan pada 49 Juta Anak Indonesia

Lebih dari setengah jumlah Anak Indonesia masih mengalami kekerasan fisik, seksual, ataupun emosional. Berbagai kekerasan didapat tidak hanya di rumah, lingkungan rumah, tetapi juga di sekolah. Untuk melindungi anak-anak yang paling rentan, berbagai upaya dilakukan oleh UNICEF bersama pemerintah, salah satunya adalah Pelayanan Kesejahteraan Anak Integratif (PKSAI). Dengan bantuan donasi Anda, kita bisa: Memberikan tempat yang paling aman untuk anak-anak korban kekerasan atau penelantaran Melindungi anak-anak yang tidak bersalah dari jeratan hukum yang tidak seharusnya Menggali dan menguatkan potensi anak dalam program pencegahan bully atau perundungan di sekolah Membantu anak-anak mendapat layanan dasar seperti Pendidikan, Kesehatan, dan layanan sosial lainnya.  Donasi sekarang untuk lindungi anak-anak dari ancaman kekerasan di sekitarnya. Adi adalah salah satu anak yang hidupnya terbantu berkat program PKSAI. Ia hampir tidak bisa melanjutkan Sekolah Menengah Pertama karena tidak memiliki akta kelahiran. Padahal tidak memiliki akta lahir bagi seorang anak sama saja dengan tidak mendapatkan layanan pendidikan, layanan kesehatan, dan layanan sosial lainnya untuk melindungi mereka dari ancaman penelantaran dan kekerasan. Adi dibantu oleh Pekerja Sosial atau Peksos di PKSAI dan akhirnya mendapatkan akta kelahiran hingga bisa melanjutkan sekolah SMP. Anda bisa membantu menghentikan kekerasan pada anak, jadi Pendekar Anak sekarang juga dan lindungi hidup Anak-anak Indonesia
Bantu Sekarang

PERTANYAAN UMUM

Temukan jawaban atas beberapa pertanyaan yang paling umum diajukan tentang UNICEF

HASIL UTAMA UNTUK ANAK-ANAK PADA TAHUN 2021

UNICEF bekerja sama dengan berbagai mitra pemerintah dan masyarakat sipil untuk menciptakan dunia yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia.

  • Lebih dari 60 juta dosis vaksin COVID-19 dikirimkan, difasilitasi oleh UNICEF melalui COVAX.
  • 5,7 juta siswa dengan aman melanjutkan pembelajaran tatap muka terbatas di lebih dari 37 ribu sekolah.
  • 3,7 juta perempuan dan anak-anak menerima layanan kesehatan ibu dan anak.
  • Survei kualitas air yang mencakup 20.000 rumah tangga.
  • Kursus pelatihan e-learning pertama untuk petugas kesehatan dan non-kesehatan tentang penyuluhan mengenai pemberian makan bayi dan anak serta gizi.
  • Lebih dari 32.000 anak yang kehilangan orang tua mereka karena COVID-19 telah diidentifikasi.
  • Analisis Situasi Anak dan Remaja di Kota-Kota Indonesia.

PARA PENDEKAR ANAK

  • Saya merasa beruntung banget menjadi Pendekar Anak. Kurang lebih sudah 10 tahun saya kenal UNICEF. Dengan sedikit yang saya punya, saya diberi kesempatan untuk membantu anak-anak. Selain itu walaupun saya tidak minta, saya diinfokan kegiatan-kegiatan yang dilakukan serta dikirimkan foto-foto oleh UNICEF.
    Kharina Dhewayani
    Pendekar Anak sejak tahun 2009
  • Hadirnya program dari UNICEF dapat membantu anak-anak yang kekurangan di negeri tercinta ini. Melalui UNICEF, saya merasa terfasilitasi untuk berbagi dengan anak-anak kita.
    Wahyu Purwono
    Pendekar Anak sejak tahun 2015
  • Saya merasa sangat senang menjadi Pendekar Anak UNICEF karena kita bisa membantu anak-anak penerus bangsa untuk menjalani kehidupan dengan lebih baik dari segi pendidikan dan sebagainya. Mengingat masih terdapat banyak anak-anak yang masih kesulitan mengakses pendidikan, saya pun merasa Pendekar Anak UNICEF ini merupakan suatu media untuk kita bisa membantu dan berbagi kepada mereka.
    Vanesia Ciayadi Kwang
    Pendekar Anak sejak tahun 2020
  • Saya sudah lama bergabung menjadi Pendekar Anak UNICEF. Menurut saya wadah ini benar-benar memperhatikan kebutuhan anak-anak dan balita di daerah terpencil yang belum terjangkau serta sangat membutuhkan bantuan. Saya sangat berterima kasih kepada para pengelola wadah ini yang selalu berusaha dan mau mencari anak-anak Indonesia yang membutuhkan bantuan di manapun.
    Achmad Tobing Hidayat
    Pendekar Anak sejak tahun 2003