Sepaket Harapan untuk Masa Depan, Janji kami untuk mereka yang paling membutuhkan

Hari ini, lebih dari 2 juta Anak Indonesia terancam hidupnya karena gizi buruk. UNICEF mengerahkan segala cara untuk menyelamatkan mereka, sebelum terlambat. Setiap bantuan yang Anda titipkan adalah sepaket harapan untuk mereka. Lebih dari obat gizi, ini tentang masa depan.

Tahun 2018, kami mengirim harapan untuk perawatan belasan ribu anak-anak gizi buruk. Tim yang kami kerahkan bergerak menyusuri banyak tantangan, tanpa rasa takut, tanpa henti, demi janji kami untuk mereka yang paling membutuhkan.

Jutaan anak-anak menunggu kiriman dan harapan dari Anda, waktu kita sangat mendesak, perawatan untuk mereka menunggu untuk dikirimkan.

Satu paket yang Anda danai berisi bantuan perawatan Gizi Buruk untuk 3 anak selama 1 minggu. Lebih dari menyelamatkan, ini adalah sepaket kotak masa depan untuk Anak Indonesia.

Read More

Jadi Pendekar Anak dan Bantu Devi Melawan Bullying

Jadi Pendekar Anak dan Bantu Devi melawan bullying.

“Saya ingin membuat perubahan di sekolah, membantu anak-anak lain yang dibully, karena saya pernah dibully dan ingin membantu mereka.”

Devi Astuti adalah salah satu siswa agen perubahan dari program anti-bullying UNICEF yang diselenggarakan di 4 sekolah di Klaten. Bersama pemerintah, UNICEF dan mitra melatih anak-anak seperti Devi untuk menilai situasi terkait tindakan-tindakan bully di sekolah. Devi juga menjadi lebih berani dan paham bagaimana membantu teman-temannya yang mengalami bullying di sekolah.

Jadilah Pendekar Anak untuk mendukung upaya UNICEF membantu remaja seperti Devi yang ingin berdaya melawan bullying.

Read More

Jadi Pendekar Anak dan Selamatkan Marce dari Gizi Buruk

Gizi yang baik akan membantu tumbuh kembang anak bahkan menyelamatkan mereka dari ancaman penyakit mematikan. Ketika kebutuhan gizi seorang anak seperti Marce tidak terpenuhi dengan baik, maka ancaman bahaya gizi buruk akan dihadapinya seorang diri.

Marce berusia 18 bulan dan mengalami gizi buruk dengan berat badan hanya 6,5 kilogram. Saat pertama kali ditemui oleh Tim UNICEF lingkar lengan atasnya tidak mencapai 11 cm.

Anak yang mengalami gizi buruk seperti Marce, 11 kali beresiko mengalami kematian.

“Saya ingin anak saya sembuh dan nafsu makannya kembali.” Ucap Ibunda Marce

UNICEF bersama pemerintah mengupayakan sebuah program Penanganan Gizi Buruk Berbasis Masyarakat. Di mana anak-anak seperti Marce dijangkau satu persatu oleh petugas kesehatan terlatih dan diberikan obat gizi berbentuk pasta kacang sebanyak 3 kali sehari selama 8 minggu.

Read More

Begitu berartinya kontribusi anda

Donasi Rp 500.000 untuk mengupayakan pendidikan berkualitas seorang murid miskin

Para Pendekar Anak