Donasi UNICEF Indonesia - Cara Donasi Online Terpercaya

Bantu Kirim Paket Psikososial untuk Anak Yatim Piatu

Lebih dari 11.000 anak kehilangan orang tua akibat COVID-19 selama pandemi. Satu atau kedua orang tua mereka meninggal dunia, menjadi korban virus COVID-19. Angka ini diperkirakan akan terus bertambah, seiring dengan naiknya jumlah kasus dan pendataan yang berlangsung.

Ayo ikut bergerak bersama, bantu anak-anak Indonesia tetap tegar menjalani hari-hari berikutnya. Bantu selamatkan masa depan mereka!

Donasi Anda akan digunakan untuk:

  1. Identifikasi anak-anak yang kehilangan orang tuanya akibat COVID-19,
  2. Memberikan akses dukungan psikososial dan paket psikososial untuk anak-anak yang terdampak,
  3. Menyalurkan paket perlindungan diri dari COVID-19 untuk para pekerja sosial dan relawan lainnya yang turut membantu

200.000 Rupiah Anda bisa memberikan pendampingan dan dukungan psikososial untuk satu orang anak.

UNICEF bersama Pemerintah sedang melanjutkan pendataan untuk menjangkau anak-anak tersebut. UNICEF menargetkan 12.000 anak sebagai penerima manfaat, 8000 pengasuh dan layanan sosial, serta 10.000 anggota komunitas yang membantu.

Ayo sampaikan pada anak-anak, ada hari esok yang lebih baik, dan masih banyak orang dermawan yang peduli akan masa depan mereka.

Dengan berdonasi bulanan, Anda bisa memberikan bantuan jangka panjang kepada anak-anak melalui program UNICEF lainnya.

Mulai komitmen Anda sekarang untuk menyelamatkan mimpi anak-anak Indonesia dan dapatkan gelang Pendekar Anak dengan berdonasi bulanan mulai dari Rp 150.000,-

*Jika Anda berdonasi bulanan, bantuan yang Anda berikan akan disalurkan juga ke bantuan-bantuan esensial lainnya untuk anak-anak Indonesia.

Read More

Bantu Dekris sembuh dari Gizi Buruk

Lebih dari 2 juta anak Indonesia menderita gizi buruk. Kondisi berbahaya yang jika tidak segera ditangani dapat menyebabkan kematian pada anak.

Genap di hari ulang tahun pertamanya, berat badan Dekris menurun drastis hingga 6,5 kg. Saat diperiksa oleh petugas kesehatan, ternyata Dekris mengalami gizi buruk. Ibunya berusaha sebisa mungkin menyediakan makanan bergizi di tengah segala keterbatasan ekonomi. Sehari-hari Dekris hanya mengonsumsi nasi, sayur daun kelor, tempe dan tahu. Kondisi lahan yang kering juga membatasi orang tua Dekris menanam jenis sayur lainnya. 

Anak-anak dengan gizi buruk seperti Dekris, membutuhkan makanan terapi gizi siap saji atau RUTF (Ready to Use Therapeutic Food) untuk dapat sembuh. Dibutuhkan sekitar 1,2 juta rupiah untuk membantu 1 orang anak sembuh dari gizi buruk dengan rata-rata lama perawatan 8 minggu. UNICEF mendukung pemerintah daerah setempat dalam penyediaan makanan terapi gizi siap saji dan memberikan bantuan teknis untuk penanganan kasus gizi buruk nasional.

Bantu Dekris dan 2 juta anak Indonesia lainnya dengan berdonasi rutin setiap bulannya. Donasi Anda hari ini dapat menyelamatkan nyawa seorang anak.

Kesembuhan dia adalah tanggung jawab saya. Kalau saat itu di puskesmas tidak ada Ibu Ida dari UNICEF, saya tidak harus bagaimana. Saya mau merawat Dekris hingga sembuh, hingga dia besar nanti.” Ibu Erni Fobiya – orang tua Dekris.

Bersama UNICEF, Anda bisa menjadi jalan terang untuk Dekris dan anak-anak lainnya.

Mulai komitmen Anda sekarang untuk menyelamatkan mimpi anak-anak Indonesia dan dapatkan gelang Pendekar Anak dengan berdonasi bulanan mulai dari Rp 150.000,-

Read More

Donasi untuk Kembalikan 4,3 Juta Anak ke Sekolah

Masa depan anak Indonesia terancam akibat pandemi COVID-19 yang berkepanjangan. Ada 4,3 juta anak tidak mendapatkan pendidikan sekolah dan 2,3 juta anak tidak bisa baca tulis. Ditutupnya sebagian besar sekolah membuat risiko ini menjadi jauh lebih tinggi, terutama bagi anak dari keluarga pra-sejahtera. Sebagian terancam dinikahkan, harus bekerja, atau tidak memiliki akses belajar jarak jauh.

Anda bisa ikut serta bersama UNICEF memberikan akses pendidikan untuk anak-anak Indonesia.

Donasi Anda akan membantu :

  1. Upaya UNICEF bersama mitra untuk mengembalikan anak-anak ke sekolah
  2. Mendukung upaya pembukaan kembali sekolah dengan aman bagi murid dan staf sekolah
  3. Mencetak dan mengirim buku-buku paket untuk anak-anak yang tidak dapat mengakses internet

Astina (10 tahun)dari kabupaten Bone, Sulawesi Selatan punya impian menjadi dokter walaupun ia tidak pernah sekolah. Di tempat asalnya, anak tidak sekolah sudah biasa. Astina hanya satu dari jutaan anak Indonesia lainnya yang bisa Anda bantu.

Donasi Anda hari ini mampu mengubah hidup anak Indonesia. Jadi Pendekar Anak dan selamatkan masa depan seorang anak hari ini.

Mulai komitmen Anda sekarang untuk menyelamatkan mimpi anak-anak Indonesia dan dapatkan gelang Pendekar Anak dengan berdonasi bulanan mulai dari Rp 150.000,-

Read More

Begitu berartinya kontribusi anda

Donasi Rp 500.000 untuk mengupayakan pendidikan berkualitas seorang murid miskin

Para Pendekar Anak